Rahasia Untuk Terlepas Dari Belenggu Masalah

Kerohanian19521 Views
Spread the love

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia,
semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap
didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah
semuanya itu.” Fil 4:8
Aniaya dan penjara bisa saja membuat Paulus merasa putus asa. Dia bisa
saja kecewa dan protes kepada Tuhan. Dan sebagai manusia, dia juga
bisa saja mengeluh dan bersungut-sungut. Tetapi yang kita lihat justru
segala sesuatu yang positif keluar dari mulutnya. Dia tahu bahwa pikiran
yang positif akan membawa dia kepada kemenangan.
Ketika bangsa Israel berada di padang gurun untuk menuju ke tanah
perjanjian, banyak dari mereka yang bersungut-sungut atas keadaan yang
mereka alami. Sebagian dari bangsa Israel yang bersungut-sungut ini tidak
dapat masuk ke dalam tanah perjanjian (Bil 14:27-30).
Ketika kita berpikiran negatif, menggerutu, mengomel dan mengeluh, maka
kita sedang melepaskan berkat yang sebenarnya sudah menjadi bagian
kita. Marilah kita senantiasa berpikiran positif dalam keadaan seburuk
apapun yang kita alami. Dengan demikian maka berkat Tuhan akan
mengalir bagi kita. Masalah maupun pencobaan apapun tidak dapat
membelenggu hidup kita yang senantiasa berpikiran positif. Kita akan terus
melangkah maju meraih kemenangan demi kemenangan.

“Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima,
dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat
padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan
menyertai kamu.” Fil 4:9
Rasul Paulus memberikan teladan yang begitu berharga bagi kita semua.
Dia melakukan segala kehendak Bapa di surga dalam setiap langkah
hidupnya. Penjara dan aniaya tidak dapat membelenggu hidupnya. Bahkan
ketika dia tetap menjaga hidupnya murni di hadapan Tuhan, nama Tuhan
semakin dimuliakan.
Demikian juga kita sebagai umat Tuhan, kita harus tetap menjaga hati kita
di hadapan Tuhan. Ketiga rahasia di atas akan membawa kita untuk
terlepas dari masalah apapun yang membelenggu kehidupan kita.
Haleluya!