Iman

Kerohanian27 Views
Spread the love

Selamat pagi semua saudara dalam Kristus. Bila terdapat iman yang nyata hidup dan kuat, dan menjadi “bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat,” maka iman akan menggagalkan dan mengalahkan semua godaan.

23 JANUARI

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkanā€¦..
Ibrani 11:1

Kita seharusnya memiliki iman yang sedemikian mampu menunjang pengharapan kita dan juga mengendalikan keinginan kita akan pemuasan hawa nafsu, karena kebobrokan hati manusia semata-mata mengejar kepuasan masa kini.

Sekalipun semua kesenangan dosa singkat dan tidak bernilai, akan tetapi, karena semua kesenangan ini ada di dekat kita, kesenangan ini lebih berpengaruh daripada kesukaan sorgawi di masa depan yang kehadirannya tidak kasat mata.

Kita terkejut atas kebodohan Esau yang menjual hak kesulungannya untuk semangkuk makanan (lbr. 12:16).

Tatkala timbul nafsu dan desakan untuk pemuasan,
semua pertimbangan tentang kemuliaan dan berkat abadi tersingkir demi pemuasan
sementara.

Banyak orang berpisah dengan sukacita kekristenan dengan membayar harga yang paling tidak masuk akal.

Sedikit kesenangan, sedikit keuntungan, sedikit kebahagiaan di dunia dapat membuat manusia berpisah dengan semua hal yang tulus dan sakral.

Orang dapat merasa heran akan kebodohan manusia, tetapi alasan utamanya adalah mereka hidup secara demikian: “Karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku” (2Tim. 4:10).

Di sinilah letak umpannya, kesenangan-kesenangan
daging ini nyata sosoknya, dapat langsung kita cicipi dan rasakan, sebaliknya kebahagiaan dunia yang akan datang tidak kasat mata dan belumlah dikenal.

“Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati” (1Kor. 15:32).

Ini adalah bahasa hati setiap orang duniawi.

Keuntungan-keuntungan seketika saat ini dan gengsi meskipun remeh dan sepele, dengan lebih kuat mempengaruhi kita daripada hal-hal baik yang masih jauh di depan, dan bahkan daripada janji-janji Allah, sekalipun memanggil dengan keras dan menarik hati kita untuk mendekat kepada-Nya.

Di sinilah letak akar dan kekuatan semua
godaan; ketidaknyamanan disiplin agama adalah untuk waktu sekarang ini, dan hal-hal ini memang bisa mendatangkan ketidaksenangan dan menyusahkan tubuh jasmani kita saat ini, sedangkan pahala kita ada di masa mendatang.

Dengan demikian bagaimanakah kita dapat mengendalikan kehidupan ini secara indrawi? Iman, yang menopang pengharapan kita, menyediakan pemulihan atau perbaikan.

Iman membuat segala hal menjadi nyata seolah-olah sudah dinikmati. Bila terdapat iman yang nyata hidup dan kuat, dan menjadi “bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat,” maka iman akan menggagalkan dan mengalahkan semua godaan.

Thomas Manton (1620-1677), By Faith, Sermons on Hebrews 11, hlm. 10-11
23

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *