Penderitaan dan Kemuliaan

Kerohanian35 Views
Spread the love

Selamat pagi semua saudara dalam Kristus.
Janji-janji Allah dalam firman melindungi hati kita dari racun, dan jiwa kita terpelihara di dalam keberanian kudus demi Allah.

24 JANUARI

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Roma 8:18

Karena iman merupakan dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan, maka iman menjadi pertolongan terbaik kita saat menderita, karena iman mengajarkan kita
untuk menyeimbangkan pencobaan kita dengan pengharapan kita.

Tatkala setan membuat Anda lunglai dan malas di dalam pekerjaan Tuhan, iman menyingkapkan bahwa kesulitan masa sekarang ini hanyalah sementara saja.

Ketika setan memunculkan kejengkelan dalam pikiran tentang tugas kita, iman menyatakan kebahagiaan kekal yang akan datang.

Orang percaya berketetapan hati untuk lebih baik ke sorga bersama jerih lelahnya daripada masuk ke neraka bersama semua kesenangan dunia.

Inilah alasan yang membuat Musa begitu berkemenangan (lbr. 11:26).

Mengharapkan pahala memberi pengaruh besar dalam kehidupan kita.

Mencicipi sorga terlebih dulu akan membawa
pengaruh kuat di dalam hati seorang percaya, sehingga semua pertimbangan dunia
tidak dapat mengubah atau mematahkan semangat dari tujuan hidup rohani kita.

Tatkala kita digoda untuk melalaikan kewajiban kita demi keuntungan duniawi, iman kita mengingat panggilan agung kita, dan kekayaan Yerusalem sorgawi.

Jika kita tergoda mencari kehormatan duniawi, iman membawa kita mengintip mahkota kebenaran-keadilan yang Allah akan karuniakan kepada kita.

Jika kekhawatiran akan dipermalukan membuat kita
ngendur dan mengurangi kewajiban kita, iman kita akan memunculkan wajah keputusasaan orang fasik yang tampak saat mereka dihadapkan ke takhta Anak Domba.

Ketika kita tergoda untuk bersungut-sungut dan berkeluh kesah karena salib, iman akan
meyakinkan kita bahwa sekalipun sekarang jalannya berat, akhir perjalanan pastilah
indah.

Janji-janji-Nya melindungi hati kita dari racun, dan jiwa kita terpelihara di dalam keberanian kudus demi Allah.

Janji-janji Allah memberi tahu kita tentang sungai kesukaan yang mengalir keluar dari hati Yesus Kristus, dan kepuasan indah yang akan kita
nikmati selamanya bersama Allah.

Oh! Tatkala saatnya semakin mendekati akhir untuk memasuki dunia lain, apa yang akan kita berikan untuk menjalani hidup kita lagi? Oh sepatutnyalah kita semakin rajin, waspada, dan serius jika ada kesadaran akan keabadian di dalam hati kita!

Thomas Manton (1620-1677), By Faith, Sermons on Hebrews 11, hlm. 10-16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *