Rahasia Untuk Memegang Teguh Janji Tuhan

Kerohanian1899 Views
Spread the love

Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.” Roma 4:18-19

 

Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa Dia akan membuat keturunannya seperti debu tanah banyaknya dan juga seperti bintang-bintang yang bertebaran di langit (Kej 15:5). Tuhan beberapa kali menegaskan janji itu kepada Abraham yang sudah berumur kira-kira seratus tahun dan istrinya yang rahimnya tertutup karena juga sudah lanjut usia. Oleh karena itu mereka sempat tertawa ketika mendengar janji Tuhan yang disampaikan kepada mereka ini.

Tetapi pada akhirnya mereka melihat janji Tuhan ini digenapi (Kej 21:2) dan Sara melahirkan seorang anak yang diberi nama Ishak.

Penantian yang dijalani oleh Abraham bukanlah suatu penantian yang mudah. Perlu waktu bertahun-tahun hingga Abraham dapat melihat bahwa isterinya dapat mengandung hingga melahirkan seorang anak baginya. Belum lagi kondisi fisiknya yang sudah menua dan melemah yang semakin menambah berat bagi Abraham untuk bisa percaya kepada janji Allah.

Apa yang dilakukan Abraham sehingga dia dapat tetap memegang teguh janji Tuhan yang telah diberikan baginya?

1. Tidak Bimbang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *