Sadarlah dan Berjaga-jagalah

Kerohanian372 Views
Spread the love

Selamat pagi semua saudara dalam Kristus.
Hadapilah godaan di pintu masuknya dengan iman pada Kristus yang tersalib; ini akan membuatnya tenggelam di depan Anda.

11 APRIL

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
1 Petrus 5:8

Waspadalah agar Anda dapat mengenali pencobaan lebih awal. Kebanyakan manusia tidak menyadari kehadiran musuh sampai mereka telah dilukai.

Betul, dan yang lain bahkan tanpa sadar sedang terlibat dalam pencobaan. Mereka tertidur tanpa kepekaan akan bahaya sampai dibangunkan orang karena rumah mereka sedang terbakar.

Sedikit saja orang yang memperhatikan pencobaan sampai sudah terlambat, dan menemukan diri mereka sudah terperangkap.

Oleh karena itu, waspadalah, amatilah dan upayakan untuk mengenali lebih awal jerat-jerat yang siap menjebak Anda, dan memahami apa saja kekuatan musuh melawan Anda, sebelum ia mendapat kekuatan menghujamkan racun pekat ke dalam jiwa Anda.

Ada dua hal yang secara aktif bersekongkol di dalam pencobaan: lblis dan hawa nafsu.

Nafsu kita bangkit dengan hasrat mengungkapkan eksistensinya secara ekstrem.

Setiap pengumbaran nafsu merupakan permusuhan yang nyata dengan Allah.

Awasilah musuh seumur hidup Anda sejak dari awal upayanya. Bencilah dia, sebagai musuh terbesar Anda.

Oh, kiranya musuh kita dimusnahkan dan dihancurkan! Oh, kiranya aku terlepas dari kuasanya! Iblis tidak berhasrat sedikit pun untuk bersahabat dengan Anda, demikian juga dengan hawa nafsu Anda.

Bukankah ia (lblis) ikut ambil bagian di setiap pencobaan Anda? Apakah ia bisa disebut sahabat jika ia berusaha membohongi Anda seperti ular, dan siap menerkam Anda seperti singa?

Ketika Iblis menggoda Anda untuk melanggar hukum Allah, ia juga mencoba menjauhkan Anda dari Injil itu sendiri.

la menggunakan dosa sebagai jembatan untuk merusak landasan, untuk menyerang ketertarikan Anda pada Kristus.

Hari ini lblis akan berkata, “Engkau boleh bertualang dalam dosa, karena engkau memiliki kepentingan dengan Kristus,” tetapi besok ia akan mengatakan bahwa Anda tidak lagi memiliki kepentingan terhadap Kristus karena dosa Anda.

Hadapilah godaan di pintu masuknya dengan iman pada Kristus yang tersalib; ini akan membuatnya tenggelam di depan Anda.

Jangan berunding dengan dosa. Katakan, “Kristus telah mati dan kematian-Nya adalah demi dosa-dosa seperti ini!”

John Owen (1616-1683), Works, VI: 134-135

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *