Ujilah setiap Ajaran

Kerohanian505 Views
Spread the love

Selamat pagi semua saudara dalam Kristus.
Ujilah setiap ajaran atau doktrin yang kita terima apakah ajaran tersebut bersumber dari pimpinan Roh Kudus atau pikiran manusia semata. Tanda utamanya adalah doktrin dari Roh Kudus akan berpusat untuk kemuliaan Allah dan bukan berpusat untuk menyenangkan daging manusia.

5 MEI

Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu.
1 Korintus 2:15

Oleh karena Yesus Kristus adalah nabi dan guru besar gereja, kita dapat membedakan dan menilai semua doktrin kita dengan ukuran standar-Nya.

Kristus dapat dlijadikan alat ukur untuk menguji semua doktrin itu.

Sebagaimana Kristus dikenal di dalam Pribadi-Nya, demikian juga semua doktrin-Nya.

Setiap kesalahan doktrin tidak diajarkan oleh Kristus jika tidak selaras dengan Kristus yang kudus, rendah hati, sorgawi, lemah lembut, dan penuh damai-betul, la berbeda dengan hikmat dunia dan semua keadaan yang memuaskan kedagingan.

Dengan demikian, semua kebenaran yang Dia ajarkan semua terukir dengan karakter dan gambar rupa-Nya.

Adakah Anda berhasrat untuk menguji apakah doktrin ini atau itu berasal dari Roh Kristus atau bukan?

Periksalah dengan cara ini: doktrin apa pun yang mendukung dan menyetujui dosa, meninggikan diri, memberi tempat bagi rancangan dunia, dan yang menyimpang demi menyenangkan hati dan hawa nafsu manusia, sangatlah jelas untuk Anda tolak.

Doktrin apa pun yang membuat penganutnya menjadi bersifat duniawi, congkak, dan penuh
nafsu, dengan pasti dapat disimpulkan tidak pernah berasal dari Yesus Kristus.

Doktrin-doktrin Kristus memimpin menuju pada kesalehan: kebenaran-Nya menguduskan.

Jangan menerima sembarang doktrin, bahkan jika doktrin itu tampak sangat menarik, namun tidak memiliki kesukaan hati Kristus dan kekudusan di dalamnya.

Yakinlah, Kristus tidak pernah menyatakan sesuatu yang merendahkan kemuliaan-Nya, atau menghalangi tujuan dari kematian-Nya sendiri.

Anda juga dapat menilai orang yang diutus oleh Kristus untuk menyatakan kehendak-Nya.

Hati mereka dipenuhi oleh Roh-Nya, dan Firman-Nya ada di dalam mulut mereka.

Menurut takaran anugerah yang diterima, mereka berusaha mengisi pelayanan mereka untuk Kristus (Yoh. 20:21).

Pelayan Kristen seharusnya berupaya mencontoh
Sang Gembala Agung.

Para gembala di bawah Gembala Agung seharusnya setia, berhati lembut, pekerja keras, senang dengan kemajuan kerajaan Allah, hidup konsisten dengan pengakuan iman mereka, dan tetap menjaga persekutuan yang indah dan
pribadi dengan Allah.

Mereka yang meneladani Kristus dalam hal-hal di atas sudahlah pasti diutus oleh-Nya untuk menjadi saluran berkat pilihan bagi umat-Nya.

John Flavel (1627-1 691), Works, I: 128-130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *