Jagalah Hati

Kerohanian569 Views
Spread the love

Selamat pagi semua saudara dalam Kristus.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Amsal 4:23

14 MARET

Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.
Amsal 16:2

Kita bukan hanya semestinya melaksanakan kehendak Allah, melainkan juga harus
berupaya melaksanakannya dengan motivasi yang benar.

Bagaimana cara kita melayani Allah seharusnya diperhatikan lebih dari pekerjaan pelayanan itu sendiri.

Motivasi sangat ditekankan di dalam Alkitab. Allah tidak hanya memperhatikan kita berdoa, tetapi apakah kita berdoa dengan serius dan efektif, dan bukan secara melayang-layang karena mengantuk.

la bukan hanya memperhatikan apakah kita mendengar tetapi bagaimana cara kita mendengarkan.

la memperhatikan bukan hanya apakah kita melayani tetapi apakah kita melayani Dia dengan segera atau tidak menunda-nunda, dan bukan hanya melihat apakah kita berlari tetapi apakah kita berlari sedemikian rupa.

Ini adalah hal besar yang ditaruh di dalam timbangan Allah tatkala la menilai tindakan manusia, la menguji hati.

Kita wajib melayani Dia serupa para malaikat di sorga melayani Dia:

(1) Sangat siap para malaikat dengan segera menyimak Firman Allah demi melaksanakan urusan Allah. Kita pun seharusnya cepat tanggap di dalam ketaatan kita.

(2) Kita wajib melayani dengan rela, ceria, dan tanpa mengeluh para malaikat siap melayani orang kudus yang paling rendah.

Setan-setan patuh sambil menggerutu,
mereka keluar [dari tubuh yang dirasuknya] dengan mengoyak dan mencabik-cabik.

Kehadiran Kristus menjadi beban berat bagi setan.

Jika kita melaksanakan tugas dengan enggan sambil menggerutu, kita lebih menyerupai setan daripada malaikat.

Sepatutnyalah kita melaksanakan tugas dengan rela: “Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku” (Mzm. 40:9).
“Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku” (Yoh. 4:34).

(3) Secara berkesinambungan dan tanpa lelah atau jemu , para malaikat tidak beristirahat siang dan malam, tetapi bersukacíta memuji dan melayani Allah.

Persekutuan dengan Allah selalu baru dan menyegarkan bagi mereka. Wajah-Nya senantiasa menyenangkan sama seperti pada pandangan pertama. Tidak ada rasa bosan yang menyusupi
mereka.

(4) Kita wajib melayani dengan setia, tanpa pilih-pilih. Para malaikat segera melaksanakan apa pun Firman Allah.

Kita wajib melayani sekalipun pelayanan itu tidak cocok dengan kecondongan alami hati kita.

Daud disebut sebagai orang yang berkenan di hati
Allah karena dia melaksanakan semua kehendak Allah. Demikianlah hendaknya dla menjadi teladan kita.

Thomas Manton (1620-1677), Works, I: 147-149

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *