Robby Sugara Tobat Dari Perselingkuhan Berkat Doa Istri dan Anak

Kerohanian42140 Views
Spread the love

Menghadapi kondisi krisis ini, Robby dan Etha, justru tak berjalan beriring. Pertengkaran sering terjadi. Kondisi mereka memburuk. Perusahaan yang didirikan Robby bersama sang rekan, morat-marit. Nyaris bangkrut. Untuk ”menyelamatkan” usaha mereka, sang rekan mengambil jalan pintas. Ia meminta Robby mendekati seorang pengusaha perempuan yang dekat dengan penguasa, kala itu. Harapannya, perempuan itu bisa menolong usaha mereka.Berawal dari urusan bisnis, hubungan Robby dengan perempuan itu, sebut saja Tita, merembet ke hubungan pribadi. Robby kerap curhat masalah keluarganya pada Tita. Bagai mendapat umpan, Tita yang saat itu terpikat dengan ketampanan Robby, berusaha menjadi penolong. Akhirnya, mereka jatuh cinta. Etha tak berdaya. Ibarat perangko dengan amplopnya, mereka sudah lengket. Sulit dipisahkan.Menjalin hubungan dengan Tita, Robby bagaikan menemukan oase atas kerontang hidupnya. Meski sebenarnya, itu hanyalah oase semu.Kewajiban menghidupi isteri dan tujuh anak adalah beban berat bagi Robby. Bersama Tita, Robby melihat masa depan cerah.

Tahun 1984, Robby mengambil keputusan fatal. Ia meninggalkan Etha bersama ketujuh anak mereka yang masih kecil. Si sulung Ella, berusia 11 tahun. Sementara Juan, si bungsu masih 9 bulan. ”Saya benar-benar pengecut. Saya tinggalkan keluarga, tanpa harta sepeser pun. Saya pergi menyelamatkan diri sendiri,” katanya sendu. Bersama Tita, ia menghilang dari Jakarta. Menuju ujung bumi Jawa Barat. Mereka membangun kehidupan baru di pinggir laut Selat Sunda. Benar dugaan Robby, hidupnya bersama Tita berkelimpahan. Dalam waktu singkat, bisnis yang mereka rintis berkembang cepat. ”Kami membangun tempat penginapan indah di pinggir pantai. Tempat itu sering digunakan untuk kegiatan rohani seperti retreat dan doa semalam suntuk. Itu seakan membuktikan bahwa saya di jalan yang ”benar”,” kisah pria kelahiran Malang, 20 Juli 1950 itu. Robby bagai hidup di dunia mimpi. Kekayaan begitu mudah meng-hampirinya. Bersama Tita, tiga bulan sekali Robby melancong ke Eropa. Robby melupakan keluarga.

KELUARGA MENDERITA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *