Tragedi Thalidomide

Kesehatan305 Views
Spread the love

Masa kehamilan umumnya disambut dengan suka cita oleh pasangan orang tua. Namun, ada baiknya orang tua memperhatikan bukan hanya cukup nya asupan gizi, seperti vitamin dan asam folat , untuk perkembangan janin; juga perlu memperhatikan penggunaan obat-obatan yang aman dikonsumsi selama masa kehamilan.


Thalidomide adalah obat yang sangat populer di tahun 1960-an dan di perjual-belikan secara bebas (over the counter) terutama di Jerman. Obat ini dulu diindikasikan salah satunya untuk mengatasi mual (morning sickness) pada ibu hamil.

Obat yang bersifat teratogen ini (teratogen adalah bahan kimia atau obat yang dapat mengakibatkan pertumbuhan abnormal janin) digunakan oleh banyak ibu hamil tanpa mengetahui bahwa obat ini mempunyai efek yang sangat membahayakan janin.

Tahun 1961, obat ini ditarik dari peredaran. Thalidomide diperkirakan mempengaruhi sekitar 10.000 kehamilan, dimana 40% dari kehamilan itu berakhir dengan kematian janin dan sisanya lahir dalam kondisi cacat, baik cacat pada jantung, mata maupun terlahir tanpa tangan dan kaki.

Mekanisme bagaimana Thalidomide mengakibatkan kecacatan janin belum diketahui. Tragedi Thalidomide ini adalah titik awal yang kemudian membuat banyak negara mengeluarkan peraturan ketat agar obat yang beredar aman untuk digunakan.

Saat ini Thalidomide masih digunakan, salah satu indikasinya adalah untuk terapi kanker.
Belajar dari tragedi Thalidomide, alangkah baiknya ibu hamil mewaspadai penggunaan obat maupun obat tradisional.

Secara saintifik, tidak ada obat maupun obat tradisional yang pernah di cobakan pada ibu hamil melalui uji klinis, karena masalah etika. Data saintifik yang ada banyak berasal dari studi kasus. Oleh karena itu, informasi keamanan obat tertentu pada ibu hamil sangat terbatas.

Bila terdesak untuk menggunakan obat tertentu, alangkah baiknya untuk di konsultasikan dengan dokter atau apoteker. Tenaga kesehatan profesional dapat membantu untuk memberi informasi berbasis bukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *